Profesi Beresiko Terjangkit, Puluhan Wartawan Bengkulu Ikut Rapid Test
Wartaprima.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menggelar rapid test corona untuk para wartawan pada hari Rabu (08/03/20) di Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Bengkulu.
"Rapid test covid-19 atau corona ini hanya berlaku bagi wartawan, rapid test terkait covid-19 yang akan memprioritaskan orang-orang memiliki mobilitas tinggi seperti para jurnalis yang aktivitas kesehariannya mencari informasi untuk masyarakat," kata Pahlanasion selaku Kepala Seksi Promosi kesehatan Provinsi kesehatan.

Berdasarkan pantauan media ini, rapid test covid-19 pertama-tama, wartawan diarahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu, setelah itu menuju meja khusus untuk pengambilan sampel darah. Di lokasi itu sejumlah petugas dari baik dari kominfo maupun dinkes bersiaga di lokasi untuk mengarahkan para peserta.
Sebelum peserta memasuki pengambilan sampel darah, peserta akan dimintai keterangan dan data diri. Setelah itu barulah pengambilan sampel darah yang dilakukan oleh petugas medis. Dalam tes ini peserta hanya membutuhkan waktu kurang lebih 10 menit.
Sekretaris Diskominfo Provinsi Bengkulu Sri Hartika mengatakan rapid tes ini diprioritaskan untuk yang pernah berkontak dengan pasien, dari zona merah dan dalam satu minggu ini merasa ada gejala klinis. Setelah melakukan rapid tes covid-19, peserta akan diberikan masker kain yang di produksi UPTD Balai Pelatihan Kerja Bengkulu.
“jadi, kita prioritaskan pada hari ini, disamping kegiatan rapid tes, kita persembahkan untuk kawan-kawan media membagikan masker kain, hal ini dilakukan untuk menindak lanjuti seruan pak Gubernur Provinsi Bengkulu kepada kita semua bahwa kita diwajibkan untuk bermasker dan yang diutamakan masker kain, karena masker yang selama ini kita pakai adalah masker untuk medis,” ujar Sri Hartika

Lalu, kepala Bidang Hubungan Media, TIK Joni idris mengatakan wartawan dan anggota tim Peliput yang mengikuti rapd test memang masuk kategori prioritas. Joni juga berharap kepada para wartawan dan anggota tim Peliput serta seluruh warga Bengkulu tetap melaksanakan social distancing dengan disiplin.
"Jaga kesehatan tubuh, makan makanan bergizi, berjemur, minum Vitamin dan selalu mencuci tangan,"pungkasnya
Hal senada, salah satu Reporter RRI Sofia Yuliawati mengapresiasi Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui kominfo yang bekerjasama dengan Dinkes Provinsi Bengkulu yang mempriortiaskan wartawan untuk tes rapid covid-19, karena pada intinya untuk melindungi.
Untuk diketahui, Rapid test corona ini digelar untuk wartawan karena profesi itu sangat rentan terpapar wabah covid-19, mengingat artawan juga berinteraksi dengan banyak orang dan di beberapa tempay , test tersebut dilaksanakan di Balai laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Bengkulu. (Qnadifa)
