Setahun Pimpin Pagar Alam, Ludi-Bertha Fokus Lunasi Janji Politik dan Layanan Gratis
Wartaprima, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota Pagar Alam menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Wali Kota Ludi Oliansyah dan Wakil Wali Kota Hj. Bertha di Lapangan Merdeka, Jumat sore (20/2/2026). Acara ini menjadi panggung transparansi bagi pasangan tersebut untuk memaparkan capaian 14 program prioritas "Pagar Alam Serame" di hadapan publik.
Dalam pidatonya, Wali Kota Ludi Oliansyah menegaskan bahwa jabatan yang ia emban bersama Hj. Bertha adalah sebuah amanah besar untuk mengejar prestasi, bukan sekadar kekuasaan. Ia mengakui bahwa menata pemerintahan memiliki tantangan tersendiri, namun sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan selama setahun terakhir.
"Kehadiran kami di sini bukan semata-mata untuk berkuasa, melainkan untuk mengejar prestasi demi kemajuan Kota Pagar Alam," ujar Wako Ludi di depan jajaran Forkopimda dan masyarakat.
Ludi menjelaskan bahwa visi "Pagar Alam Serame" disusun berdasarkan keluh kesah masyarakat. Beberapa program unggulan yang kini sudah dirasakan manfaatnya antara lain:
Perlengkapan Sekolah Gratis: Untuk meringankan beban orang tua siswa.
Ambulans Gratis di Setiap Kelurahan: Guna mempercepat akses layanan kesehatan darurat.

Ia juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar penyaluran bantuan dilakukan secara adil dan merata. Ludi menekankan agar bantuan tidak menumpuk pada kelompok tertentu saja, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah.
Meski banyak prestasi telah diraih, pasangan Ludi-Bertha dengan rendah hati memohon maaf jika masih ada aspirasi warga yang belum terealisasi sepenuhnya dalam satu tahun ini. Mereka berkomitmen untuk terus berbenah dan memperkuat sinergi demi mewujudkan Pagar Alam yang lebih maju dan sejahtera.
"Mari kita sama-sama berbenah. Semoga refleksi ini memperkuat komitmen kita membangun Pagar Alam yang berdaya saing," tutupnya.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perangkat RT/RW se-Kota Pagar Alam.(ADV)
