Skip to main content
x
BRI Serahkan Mesin EDC, Transaksi Warga Binaan Rutan Bengkulu Kini Lebih Aman

BRI Serahkan Mesin EDC, Transaksi Warga Binaan Rutan Bengkulu Kini Lebih Aman

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menerima bantuan satu unit mesin Electronic Data Capture (EDC) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bengkulu. Penyerahan mesin EDC ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama resmi antara pihak Rutan Bengkulu dengan BRI yang bertujuan untuk mendukung penggunaan kartu Brizzi bagi warga binaan serta meminimalisir peredaran uang tunai di dalam lingkungan rutan.

Penyerahan mesin EDC secara simbolis dilakukan oleh perwakilan dari BRI Cabang Bengkulu dan Rutan Bengkulu, sebagai bagian dari inovasi sistem keuangan nontunai di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kerja sama ini, warga binaan kini dapat melakukan transaksi secara elektronik menggunakan kartu Brizzi, sebuah kartu prabayar yang dikeluarkan oleh BRI.

Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan warga binaan. “Kami menyambut baik kerja sama ini karena sangat membantu proses transaksi yang sebelumnya masih menggunakan uang tunai. Dengan adanya mesin EDC dan penggunaan kartu Brizzi, potensi penyalahgunaan serta peredaran uang tidak resmi di dalam rutan bisa diminimalisir secara signifikan,” ujar Yulian.

Lebih lanjut Yulian mengatakan, penggunaan sistem pembayaran nontunai juga sejalan dengan program reformasi birokrasi dan digitalisasi layanan yang tengah digencarkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Selain itu, hal ini turut mendukung upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, tertib, dan akuntabel.

"Implementasi sistem ini juga diharapkan dapat memudahkan keluarga warga binaan dalam mengirimkan dana tanpa harus membawa uang tunai secara langsung. Cukup dengan mengisi saldo Brizzi, dana tersebut bisa digunakan oleh warga binaan untuk berbelanja di kantin rutan dan keperluan lainnya yang telah ditentukan oleh pihak pengelola," pungkas Yulian.