Skip to main content
x
Dukung Transparansi Aset, Rutan Bengkulu Hadiri Pendampingan Penghapusan BMN

Dukung Transparansi Aset, Rutan Bengkulu Hadiri Pendampingan Penghapusan BMN

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu mengikuti kegiatan pendampingan secara virtual dalam rangka persiapan pra likuidasi terhadap hasil konfirmasi dan identifikasi usulan penghapusan barang milik negara (BMN), Senin (26/5).

Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh satuan kerja (satker) di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk Rutan Bengkulu, sebagai upaya penertiban dan pengelolaan aset negara yang lebih tertib administrasi dan akuntabel.

Kepala Rutan Bengkulu, Yulia Fernando, melalui Kasubsi Pengelolaan, Hengki Alowan menyampaikan bahwa pendampingan ini sangat penting guna memastikan setiap proses penghapusan barang yang sudah tidak memiliki nilai guna atau rusak berat dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. "Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat membantu dalam penyusunan dokumen pendukung serta memastikan bahwa tahapan pra likuidasi dapat berjalan dengan tepat dan sesuai prosedur," ujar Hengki.

Dalam kegiatan yang berlangsung melalui video konferensi tersebut, para peserta mendapatkan arahan teknis dari tim pendamping pusat terkait proses identifikasi barang, verifikasi fisik, serta penginputan data dalam aplikasi SIMAN (Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara). Selain itu, dijelaskan pula pentingnya laporan hasil identifikasi yang akurat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Lebih lanjut Hengki juga menegaskan bahwa Rutan Bengkulu sendiri menyatakan komitmennya untuk mengikuti setiap tahapan proses dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Langkah ini sejalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dan aset negara yang dicanangkan pemerintah.

“Kami telah membentuk tim internal untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini, termasuk dalam hal inventarisasi dan penyiapan dokumen yang dibutuhkan. Semoga proses penghapusan BMN di Rutan Bengkulu dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi dalam tertib administrasi aset di lingkungan Kemenkumham,” tutup Hengki.