Skip to main content
x
Tingkatkan Pembinaan Rohani, Rutan Bengkulu Adakan Pelatihan Pengurusan Jenazah

Tingkatkan Pembinaan Rohani, Rutan Bengkulu Adakan Pelatihan Pengurusan Jenazah

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu pada Kamis (22/5) dan diikuti oleh sejumlah warga binaan.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian yang rutin diadakan oleh pihak Rutan Bengkulu dalam rangka meningkatkan keimanan dan keterampilan keagamaan para warga binaan. Acara ini dipandu oleh Bambang, narasumber yang merupakan warga binaan yang masuk dalam kelompok Santri Rutan Bengkulu dibawah pengawasan langsung dari tim Pembinaan Kerohanian, yakni Nanang Darmawan dan Syaiful Anwar.

Dalam kesempatan terebut Nanang Darmawan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan praktis kepada warga binaan tentang tata cara mengurus jenazah sesuai dengan syariat Islam.

“Pelatihan ini bukan hanya sebagai bagian dari pembinaan spiritual, tetapi juga sebagai bekal ilmu yang bermanfaat bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat kelak. Kami ingin mereka tidak hanya mendapatkan hukuman, tetapi juga pembinaan yang membentuk karakter religius dan bertanggung jawab,” ujar Nanang.

Selama pelatihan berlangsung, para peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai proses penanganan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, hingga tata cara menyolatkan dan menguburkan jenazah. Narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan setiap tahap dengan rinci, baik secara teori maupun praktik langsung menggunakan alat peraga.

Warga binaan tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Banyak dari mereka yang mengaku baru pertama kali mendapatkan pelatihan seperti ini. Salah satu peserta mengatakan bahwa pelatihan ini membuka wawasannya tentang pentingnya membantu proses fardhu kifayah, sekaligus menjadi amal ibadah yang tinggi nilainya di sisi agama.

“Tujuan akhir dari pembinaan ini adalah agar warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan bekal moral, spiritual, dan keterampilan yang memadai,” pungkas Nanang.

Dengan semangat pembinaan yang berkelanjutan, Rutan Bengkulu terus berupaya memberikan pelayanan terbaik tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam pembinaan kepribadian para warga binaan. Pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah ini menjadi bukti nyata bahwa proses pemasyarakatan bukan semata tentang menjalani hukuman, tetapi juga tentang perbaikan diri dan persiapan kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab.