Rutan Bengkulu Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Warga Binaan
BENGKULU - Rutan Kelas IIB Bengkulu resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan dr. Ricky Agung Frandika pada Jumat (4/10). Perjanjian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi para tahanan dan warga binaan di Rutan Bengkulu. Acara penandatanganan berlangsung di ruang kerja Karutan Bengkulu dan dihadiri oleh Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, serta beberapa pejabat struktural lainnya.
Dalam sambutannya, Yulian Fernando menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh warga binaan mendapatkan akses kesehatan yang layak. “Kesehatan para warga binaan menjadi prioritas utama kami. Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap pelayanan kesehatan di Rutan Bengkulu semakin optimal dan memenuhi standar yang telah ditetapkan,” ujar Yulian Fernando.
Dr. Ricky Agung Frandika, yang akan berperan sebagai dokter pada Klini Pratama Rutan Bengkulu, juga menyampaikan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik. Ia menjelaskan bahwa fokus utama dari kerja sama ini adalah peningkatan layanan kesehatan preventif dan kuratif, termasuk penanganan penyakit menular dan tidak menular yang mungkin terjadi di lingkungan Rutan. "Kami akan memastikan bahwa seluruh tahanan dan warga binaan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala serta pengobatan yang tepat sesuai dengan kebutuhan," ungkap dr. Ricky.
Perjanjian Kerja Sama ini meliputi berbagai aspek layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin, pengelolaan obat-obatan, hingga penanganan kesehatan darurat. Selain itu, dr. Ricky juga akan melakukan edukasi kesehatan kepada warga binaan untuk meningkatkan kesadaran mereka mengenai pentingnya menjaga kesehatan di dalam lingkungan penjara.
Kerja sama ini tidak hanya mencakup layanan kesehatan umum, tetapi juga rehabilitasi bagi warga binaan yang mengalami masalah kesehatan mental. Program ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan fisik dan mental para tahanan sehingga mereka dapat menjalani masa tahanan dengan lebih baik.
Yulian Fernando menambahkan bahwa pihaknya akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas layanan di Rutan Bengkulu. "Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki fasilitas dan layanan di Rutan, termasuk dalam hal kesehatan. Dengan kolaborasi seperti ini, kami yakin dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi semua pihak," tutupnya.
Dengan adanya Perjanjian Kerja Sama ini, diharapkan layanan kesehatan di Rutan Bengkulu akan semakin terorganisir dan responsif terhadap kebutuhan para tahanan dan warga binaan.
