Skip to main content
x
rutan

Takbiran Penuh Khidmat Warga Binaan Rutan Malabero Sambut Idul Fitri

Bengkulu – Suasana penuh khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Para warga binaan secara bersama-sama menggelar takbir di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu, mengumandangkan kalimat-kalimat kebesaran Allah sebagai tanda syukur atas datangnya hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadan.

Kegiatan takbir ini menjadi momen istimewa bagi para warga binaan yang merayakan Idul fitri di balik jeruji. Mereka berkumpul dengan penuh antusias di masjid, melantunkan takbir, tahlil, dan tahmid dengan penuh penghayatan. Suasana kehangatan dan kebersamaan terasa begitu kental, menciptakan nuansa spiritual yang mendalam di lingkungan rutan.

Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menyampaikan bahwa kegiatan takbiran ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan bagi warga binaan. “Kami ingin memberikan kesempatan bagi mereka untuk tetap merasakan semangat Idulfitri meskipun berada di dalam rutan. Ini juga menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual agar mereka lebih mendekatkan diri kepada Allah,” ujar Yulian.

Dalam kesempatan tersebut, petugas rutan turut hadir untuk mengawasi jalannya kegiatan dan memastikan keamanan serta ketertiban tetap terjaga. Para warga binaan yang mengikuti takbir tampak khusyuk dan penuh semangat. Beberapa di antara mereka bahkan meneteskan air mata, larut dalam rasa haru dan kerinduan akan suasana lebaran bersama keluarga di luar sana.

Selain takbir bersama, Rutan Bengkulu juga telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Raya Idulfitri, termasuk pelaksanaan Salat Id yang akan digelar keesokan harinya di Masjid At-Taubah. Para warga binaan juga diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan sesama serta mendapatkan menu makanan khas lebaran.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi, menambahkan bahwa pihak rutan selalu berupaya memberikan suasana yang kondusif agar warga binaan dapat menjalani hari besar keagamaan dengan tenang dan penuh makna. “Kami ingin mereka tetap bisa merasakan esensi dari Idulfitri, yaitu kembali fitrah dan mempererat ukhuwah Islamiyah,” katanya.

Malam takbiran di Rutan Bengkulu berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Suara takbir yang menggema dari Masjid At-Taubah menjadi pengingat bagi semua bahwa kebesaran Allah tak terbatas oleh ruang dan waktu. Bagi para warga binaan, ini menjadi momen refleksi diri dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.