Skip to main content
x
Yulian Fernando Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan Rutan Usai Arahan Dirjenpas

Yulian Fernando Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan Rutan Usai Arahan Dirjenpas

Bengkulu – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Bengkulu, Yulian Fernando, mengikuti kegiatan pengarahan Konsolidasi Teknis Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara virtual oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Selasa (8/7).

Kegiatan pengarahan ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dan diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Pemasyarakatan, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dari seluruh Indonesia. Karutan Bengkulu, Yulian Fernando, mengikuti kegiatan tersebut secara daring dari Aula Kantor Wilayah Ditjenpas Bengkulu bersama Kakanwil Ditjenpas Bengkulu, Haposan Silalahi dan jajaran, serta sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan dalam Kota Bengkulu.

Dalam pengarahan tersebut, Mashudi menekankan pentingnya konsolidasi teknis sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar jajaran pemasyarakatan dalam menghadapi tantangan pelaksanaan tugas, terutama di tengah dinamika peraturan dan kebutuhan pelayanan publik yang semakin kompleks.

“Penguatan koordinasi dan konsolidasi teknis merupakan kunci untuk menciptakan sistem pemasyarakatan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Seluruh jajaran harus memiliki visi yang sama dalam membangun pemasyarakatan yang humanis dan berintegritas,” ujar Mashudi dalam sambutannya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas-tugas pemasyarakatan serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang profesional.

Sementara itu, Karutan Bengkulu, Yulian Fernando, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengarahan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam mewujudkan reformasi birokrasi dan pelayanan pemasyarakatan yang lebih baik. Ia mengapresiasi arahan dari Dirjenpas yang dinilainya sangat relevan dengan kondisi di lapangan.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai arah kebijakan pemasyarakatan ke depan. Kami di daerah akan menjadikan arahan Dirjenpas sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam pengelolaan Rutan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Yulian usai mengikuti kegiatan.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP), memperkuat pengamanan, dan menjaga sinergi antar instansi guna menciptakan situasi yang kondusif di lingkungan Rutan.

Kegiatan pengarahan konsolidasi teknis ini diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di seluruh Indonesia, serta mempercepat terwujudnya target-target strategis yang telah ditetapkan oleh Ditjenpas.

Dengan keterlibatan aktif seluruh jajaran, termasuk Rutan Bengkulu, upaya perbaikan dan pembenahan dalam sistem pemasyarakatan diharapkan dapat berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.