Skip to main content
x
Lapas Arga Makmur Berikan Layanan Pengobatan Rutin kepada 34 Warga Binaan

Lapas Arga Makmur Berikan Layanan Pengobatan Rutin kepada 34 Warga Binaan

ARGA MAKMUR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur terus berkomitmen memenuhi hak kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelayanan pengobatan rutin di Klinik Lapas, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh perawat klinik dengan dukungan petugas pengamanan. Sebanyak 34 warga binaan mendapatkan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan keluhan kesehatan masing-masing.

Pelaksanaan pengobatan diawali dengan warga binaan melapor kepada petugas jaga dan komandan jaga sebelum menuju klinik. Selanjutnya, petugas klinik melakukan pendaftaran serta mencatat keluhan yang disampaikan oleh pasien.

Setelah proses administrasi selesai, perawat melakukan pemeriksaan, memberikan pengobatan, serta menyampaikan edukasi mengenai kondisi kesehatan pasien. Warga binaan yang membutuhkan obat juga diberikan penjelasan terkait dosis dan tata cara konsumsi obat yang benar.

Usai menjalani pemeriksaan dan menerima obat, warga binaan kembali ke kamar hunian dengan tetap mengikuti prosedur yang berlaku di lingkungan lapas.

Pelayanan pengobatan rutin ini merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak dasar warga binaan, khususnya dalam memperoleh layanan kesehatan selama menjalani masa pidana. Melalui pelayanan tersebut, kondisi kesehatan warga binaan diharapkan dapat terpantau dan keluhan kesehatan dapat ditangani sesuai kebutuhan.

Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, terus mendorong pelaksanaan pelayanan kesehatan secara rutin dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Ketersediaan layanan kesehatan yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembinaan serta menjaga kondisi warga binaan tetap sehat.

Selama kegiatan berlangsung, pelayanan pengobatan berjalan dengan aman dan tertib. Lapas Kelas IIB Arga Makmur berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan warga binaan sebagai bagian dari penyelenggaraan pemasyarakatan yang humanis dan profesional.