Skip to main content
x
Harumkan Nama Bengkulu di Pentas Nasional, Apriansya Putra dan Loren Saliha Sabet Prestasi di PPBI 2026

Harumkan Nama Bengkulu di Pentas Nasional, Apriansya Putra dan Loren Saliha Sabet Prestasi di PPBI 2026

Wartaprima.com, JAKARTA – Dua putra-putri terbaik Provinsi Bengkulu, Apriansya Putra dan Loren Saliha, berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat nasional melalui ajang Putra Putri Budaya Indonesia (PPBI) 2026.

Keduanya tampil memukau pada malam puncak Grand Final PPBI 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu (17/10/2026). Bersama puluhan finalis dari berbagai provinsi di Indonesia, Apriansya dan Loren menunjukkan kemampuan, wawasan, serta komitmen mereka dalam memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya Nusantara.

Dalam ajang tersebut, Apriansya dan Loren secara khusus membawa serta memperkenalkan kekayaan budaya Bengkulu. Mulai dari kain Besurek hingga filosofi tradisi adat Bengkulu, termasuk nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi dan seni seperti Tari Tombak Kerbau.

Penampilan keduanya mendapat perhatian dari dewan juri maupun publik. Tak hanya menampilkan keanggunan dan kemampuan di atas panggung, Apriansya dan Loren juga mampu menyampaikan pesan mengenai pentingnya pelestarian budaya daerah, khususnya kepada generasi muda.

Prestasi tersebut semakin membanggakan dengan torehan yang berhasil diraih masing-masing. Apriansya Putra sukses masuk Top 6 dan meraih posisi Runner Up 5, sementara Loren Saliha berhasil memenangkan Kategori Video Profil Terbaik.

Malam puncak PPBI 2026 turut dihadiri perwakilan DPD RI, Kementerian Kebudayaan, serta sejumlah tamu undangan dari dinas dan instansi berbagai provinsi di Indonesia.

Capaian Apriansya dan Loren menjadi bukti bahwa generasi muda Bengkulu memiliki potensi besar untuk bersaing dan membawa identitas budaya daerah ke panggung nasional.

Keikutsertaan keduanya di PPBI 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah prestasi, tetapi juga menjadi momentum untuk terus memperkenalkan kekayaan budaya Bengkulu secara lebih luas.

Prestasi Apriansya Putra dan Loren Saliha sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Bengkulu agar semakin mencintai, mempelajari, menjaga, serta mempromosikan budaya daerah, sehingga kekayaan budaya Bengkulu tetap hidup dan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.