Karutan Bengkulu Hadiri Audiensi Kakanwil Ditjenpas dan Kajati Baru: Perkuat Sinergi Pemasyarakatan dan Kejaksaan
Bengkulu – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Bengkulu, Yulian Fernando menghadiri kegiatan audiensi dan koordinasi yang digelar antara Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bengkulu, Haposan Silalahi, dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu yang baru dilantik, Victor Antonius Saragih Sidabutar.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif di Kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Selasa (29/4). Audiensi ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan kejaksaan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi penegakan hukum di wilayah Bengkulu.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Ditjenpas Bengkulu, Haposan Silalahi, menyampaikan apresiasi atas sambutan dari pihak Kejati Bengkulu. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara lembaga pemasyarakatan dan kejaksaan, terutama dalam hal penanganan warga binaan, pelaksanaan program pembinaan, serta kelancaran proses hukum yang berkaitan dengan tahanan dan narapidana.
"Sinergi yang baik antara Ditjenpas dan Kejaksaan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang efektif, manusiawi, dan berkeadilan. Kami berharap melalui audiensi ini, hubungan kerja sama semakin erat dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Haposan.
Sementara itu, Kepala Kejati Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu, menyatakan komitmennya untuk membangun komunikasi yang intensif dengan seluruh stakeholder, termasuk jajaran pemasyarakatan. Victor menilai, keberhasilan tugas kejaksaan tidak bisa dilepaskan dari kerja sama erat dengan berbagai pihak, terutama dalam pengelolaan tahanan dan upaya pembinaan hukum.
"Kami sangat terbuka untuk berkoordinasi, bertukar informasi, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan yang dihadapi, terutama dalam rangka memastikan hak-hak hukum tahanan dan narapidana tetap terpenuhi," ujar Victor.
Karutan Bengkulu yang turut hadir dalam pertemuan tersebut juga mengungkapkan optimismenya terhadap sinergi yang dibangun. Menurutnya, audiensi ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi antara rutan, kejaksaan, dan seluruh instansi terkait, sehingga permasalahan di lapangan dapat segera dikoordinasikan dan ditangani secara cepat dan tepat.
Kegiatan audiensi diakhiri dengan sesi diskusi terbuka yang membahas beberapa isu aktual, seperti optimalisasi penitipan tahanan, pelaksanaan program rehabilitasi narapidana, dan penguatan sistem pengawasan bersama. Kedua belah pihak sepakat untuk terus membangun komunikasi yang intensif ke depannya, termasuk dalam menyusun program-program kerja sama yang lebih konkret.
Dengan adanya audiensi ini, diharapkan hubungan antara pemasyarakatan dan kejaksaan di Bengkulu semakin harmonis, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Sinergi yang terjalin menjadi pondasi kuat dalam mendukung reformasi hukum serta penegakan hak asasi manusia di bidang pemasyarakatan.
