Sejarah IAIN Bengkulu
Wartaprima.com - Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (disingkat IAIN Bengkulu) adalah sebuah perguruan tinggi Islam negeri di Bengkulu, Indonesia. Perguruan tinggi ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah, yang kemudian dialihstatuskan menjadi sekolah tinggi agama Islam negeri. Sejak tahun 2012, STAIN Bengkulu berubah status menjadi institut agama Islam negeri berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 51, tanggal 25 April 2012.
Sejak tahun 1975 hingga tahun 1995, IAIN Raden Fatah memiliki lima Fakultas, tiga Fakultas di Palembang, yaitu Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Ushuluddin; dan dua Fakultas lainnya; Fakultas Ushuluddin di Curup dan Fakultas Syariah di Bengkulu. Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya pengembangan kelembagaan perguruan tinggi Islam, maka pada tanggal 30 juni 1997, kedua fakultas tersebut ditingkatkan statusnya menjadi sekolah tinggi agama Islam negeri (STAIN), yaitu STAIN Curup dan STAIN Bengkulu.
STAIN Bengkulu didirikan berdasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 11 tahun 1997 tanggal 21 Maret 1997 serta Keputusan Menteri Agama R.I. Nomor: E/125/1997. Sekolah tinggi ini diresmikan oleh Menteri Agama pada saat itu, Dr. H. Tarmizi Taher, tanggal 30 Juni 1997 bersama dengan 32 STAIN lainnya.
Pada masa itu ketua STAIN Bengkulu dijabat oleh Drs. H. Badrul Munir Hamidy sejak tanggal 30 Juni 1997 sampai dengan 7 Maret 2002. Selanjutnya sejak tanggal 7 Maret 2002 Ketua STAIN Bengkulu dijabat oleh Dr. Rohimin, M.Ag.
Pada tahun 2012, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2012, STAIN Bengkulu diubah menjadi IAIN Bengkulu.
Saat ini, IAIN Bengkulu memiliki tiga fakultas dengan total 12 Jurusan. Fakultas-fakultas dimaksud adalah: Syariah dan Ekonomi Islam, Tarbiyah dan Tadris, Ushuluddin, Dakwah, dan Adab.
Fakultas Tarbiyah dan Tadris
Fakultas Tarbiyah IAIN Bengkulu pada saat ini mempunyai mahasiswa 741 orang yang diasuh oleh 34 dosen terdiri dari tiga orang berpendidikan S-3, 26 orang berpendidikan S-2 dan 5 orang berpendidikan S-1. Fakultas Tarbiyah memiliki lima jurusan, yaitu:
Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI),
Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA),
Jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI), serta
Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Iftidaiyah (PGMI).
Untuk meningkatkan mutu lulusan, Fakultas Tarbiyah telah memiliki beberapa program unggulan yaitu Intensive Class pada jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Tadris Bahasa Inggris (TBI). Program ini dilaksanakan sejak tahun akademik 2007/2008, yaitu ketika masih statusnya belum berubah status menjadi IAIN. Standar kompetensi yang diharapkan dari program Intensive Class Bahasa Arab adalah mahasiswa dapat membaca dan menerjemahkan kitab Arab, meng-i`rab, men-syarah dan berkomunikasi dengan bahasa Arab. Begitu juga dengan bahasa Inggris, standar kompetensi yang diharapkan adalah memiliki penguasaan terhadap keterampilan bahasa, linguistik, dan keahlian mengajar.
Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam
Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIN Bengkulu menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesional yang bertujuan membentuk sarjana agama Islam yang memiliki keahlian dibidang hukum dan pranata sosial serta Ekonomi Islam dengan keahlian khusus yang tergambar pada beberapa jurusan sebagai berikut:
Jurusan Syariah
Prodi Peradilan Agama (Ahwal Syakhshiyyah),
Prodi Hukum Bisnis (Muamalah),
Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah)
Prodi Zakat dan wakaf
Jurusan Ekonomi Islam
Prodi Ekonomi Islam
Prodi Perbankan syariah
Fakultas Ushuluddin, Dakwah, dan Adab.
Jurusan Dakwah
Prodi Komunikasi Penyiaran Islam
Prodi Manajemen dakwah
Prodi Bimbingan Konseling
Jurusan Ushuludin
Tafsir Hadist
[cL]
