Berikut Tanggapan Pelatih RCS Atas 2 Medali Perak yang Dipersembahkan untuk Bengkulu dalam SICF 2019
Wartaprima.com - Singapore International Choir Festival 2019 (SICF 2019) adalah salah satu kompetisi paduan suara yang paling berkesan yang pernah Rafflesia Chamber Singers (RCS) ikuti selama ini. Sebagai pelatih, secara pribadi kompetisi ini memberikan pengalaman hidup yang sangat berguna. Banyak pelajaran penting yang bisa dipetik dari kehidupan negara singapura serta dapat menyaksikan secara langsung penampilan paduan suara terbaik dari berbagai negara dipanggung intersional yang menjadi modal penting untuk mempersiapkan tim pada kompetisi selanjutnya.
Kepanitiaan RCS goes to SICF 2019 sendiri dibentuk awal tahun 2019 dan mengalami pasang surut anggota tim yg berangkat karena tidak semua anggota RCS dapat ikut berkompetisi. Hal itu dipengaruhi oleh berbagai alasan seperti Dana, study, ijin orang tua, pekerjaan dan lain-lain.

Pelatih beserta panitia berusaha memotivasi kembali anggota serta membuat perjanjian mengenai keikutsertaan dalam tim. Setelah melalui proses pemilihan dan kesepakatan final anggota tim, didapatlah 31 orang penyanyi dan 1 orang conductor, 16 penyanyi wanita, 15 penyanyi pria dimana hampir 75% pelajar, 15 persen mahasiswa dan 10 persen dengan status bekerja.
Banyak dari anggota yang usianya masih belia dan belum pernah ikut dalam kompetisi internasional. Selama 7 bulan, tim berlatih keras, mempersiapkan diri, mencari dana, mempersiapkan mental, latihan fisik, menghafal lagu, koreografi, konser dalam dan lua kota. Semua itu dilakukan dengan keyakinan, semangat, sukacita dan doa. Setelah menyicil dana pribadi sebesar 5.6 juta rupiah kepada panitia akhirnya seluruhnya terkumpul 3 hari sebelum berangkat kesingapura. Panitia juga sudah mengumpulkan dana sekitar 80 juta untuk kepentingan tim. Panitia mendapatkan bantuan dana segar dari diknas sebesar Rp 10 juta yang seharusnya dijanjikan Rp 20 juta. Menurut bendahara diknas, semoga sisa dana tersebut akan dicairkan tahun ini juga.
Akhirnya tim berangkat dengan yakin meskipun segala keterbatasan dana. Pada tanggal 31 Juli malam tim sampai di Singapore, tanggal 1 Juli registrasi dan latihan, tanggal 2 Juli kompetisi di kategori mixed choir (B3) , tanggal 3 Juli kompetisi Musica Sacra (S) dan award ceremony, tanggal 4 Juli award ceremony II, tanggal 5 wisata singapure dan tanggal 6 kembali ke Indonesia. Tim mendapatkan 2 medali perak untuk kedua kategori yang diikuti. Hasil tersebut sedikit kurang memuaskan diluar target emas yg direncanakan. Namun berkaca dari penyanyi yang kebanyakan masih muda dan pengalaman pertama berkompetisi internasional, hasil ini menjadi semangat dan capaian terbaik untuk mempersiapkan diri mempersembahkan musik yang lebih indah.
Pengalaman atas kemajuan, disiplin, kebersihan dan teknologi negara Singapure menjadi pelajaran yang sangat berharga yang tidak dapat tergantikan bagi seluruh anggota tim. Merasakan kualitas dan suasana panggung internasional diluar negeri juga menjadi bekal penting untuk menambah mental dan jam terbang para penyanyi untuk penampilan musik lebih indah kedepannya. Tim sudah bekerja keras dalam berlatih, mencari dana, mempersiapkan konser2 dalam dan luar kota serta mempersembahkan medali perak untuk Provinsi Bengkulu . Seharusnya ada apresiasi atau motivasi dari para pemerhati musik dan pemerintah agar tim Rafflesia Chamber Singers semakin bersemangat dan tidak menyerah berjuang untuk berprestasi demi membanggakan Provinsi Bengkulu dan Indonesia.
Rafflesia Chamber Singers (RCS) merupakan aset berharga bagi Provinsi Bengkulu karena hanya paduan suara inilah di seluruh provinsi yang selalu berlatih rutin selama 8 tahun, meregenerasi para penyanyi, dan berani berkompetisi tingkat internasional untuk mempersembahkan prestasi-prestasi membanggakan.
"Harapan RCS kedepan adalah adanya fasilitas sekretariat atau aula tempat berlatih yang memiliki kualitas akustik ruangan yang memadai supaya dapat menghasilkan musik dan suara yang lebih indah. Dukungan dan support dari pemerintah dan pemerhati musik juga sangat diharapkan baik dalam motivasi maupun dana. Semoga RCS semakin JAYA. Salam musik dan salam paduan suara," harap pelatih RCS, Kamis (22/08/19).
Oleh : Gutman Togatorop, S.T (Pelatih RCS Bengkulu)
