Skip to main content
x
Dihadiri Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, Pengukuhan Bunda PAUD Berjalan Khidmat

Dihadiri Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, Pengukuhan Bunda PAUD Berjalan Khidmat

Kepahiang, Wartaprima.com – bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang, dan dihadiri Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP, para camat, serta kepala desa, Bunda PAUD Kabupaten Kepahiang Ny. Emi Nurhayati Zurdi Nata mengukuhkan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa se-Kabupaten Kepahiang Tahun 2025 sebagai upaya memperkuat komitmen peningkatan layanan pendidikan usia dini yang berkualitas, inklusif, dan merata hingga ke tingkat desa, Senin (15/12) pukul 13.30 WIB.

Dalam sambutannya, Bupati Kepahiang menegaskan bahwa pengukuhan Bunda PAUD bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk menguatkan peran bersama dalam menghadirkan layanan PAUD yang bermutu dan berkeadilan.

“Hari ini merupakan momentum berharga karena pengukuhan Bunda PAUD bukan hanya seremonial, tetapi penguatan komitmen bersama untuk menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan merata hingga ke tingkat desa,” kata Bupati.

Ia menjelaskan, tema pengukuhan tahun ini, “Ikut Menyukseskan Wajar 13 Tahun – 1 Tahun Pra SD”, merupakan penegasan kesiapan Kabupaten Kepahiang dalam mendukung program prioritas nasional agar setiap anak memperoleh minimal satu tahun pendidikan pra-sekolah sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

Menurutnya, PAUD memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter, mendukung tumbuh kembang, serta menyiapkan kesiapan belajar anak pada masa emas (golden age) yang tidak terulang. Oleh karena itu, peran Bunda PAUD dinilai sangat strategis sebagai penggerak, inspirator, sekaligus jembatan antara pemerintah, masyarakat, dan satuan PAUD.

Bupati berharap para Bunda PAUD dapat menjadi teladan dalam mengampanyekan pentingnya pendidikan usia dini, memperkuat advokasi kepada orang tua agar memastikan anak mengikuti satu tahun pra SD, mendukung layanan PAUD berkualitas melalui kolaborasi lintas sektor, mendorong pencegahan stunting, serta memastikan tidak ada anak usia dini yang tertinggal atau berisiko putus sekolah.

“Bunda PAUD memiliki peran penting dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal, termasuk anak-anak yang berisiko putus sekolah di usia dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zurdi Nata menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepahiang untuk terus memperkuat layanan PAUD melalui peningkatan kompetensi pendidik, penguatan kelembagaan, penyediaan sarana dan prasarana, serta kolaborasi dengan sektor kesehatan, perlindungan anak, dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program PAUD tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan memerlukan partisipasi aktif keluarga, masyarakat, dan terutama peran Bunda PAUD di setiap wilayah.

“Pengukuhan hari ini adalah langkah awal. Yang dibutuhkan selanjutnya adalah aksi nyata, gerakan bersama, dan komitmen yang konsisten hingga ke tingkat desa. Dengan sinergi yang kuat, saya percaya Kepahiang dapat menjadi kabupaten yang ramah anak dan unggul dalam layanan pendidikan usia dini,” pungkas Bupati Kepahiang. (Adv)