Skip to main content
x
daerah
Dedy Syafroni, anggota DPRD Bengkulu Utara

Pemkab BU Raih Predikat WTP, Dewan Menilai Masih Banyak Persoalan Belum Tuntas

Bengkulu Utara, Wartaprima.com - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) pada Jum'at (29/6/2018 lalu atas pengelolaan keuangan tahun anggaran 2017. Meski mendapat prestasi atas pengelolaan keuangan daerah, namun masih mendapat sorotan dari Anggota DPRD Bengkulu Utara Dedy Safroni, S.Ip Senin (2/7/2018).

Pihaknya mengapresiasi predikat WTP yang diraih oleh pemerintah daerah Bengkulu Utara, namun ia menilai masih banyak persoalan yang belum mampu dituntaskan. Antara lain,  persoalan dana hibah Universitas Ratu Samban (UNRAS), sejumlah mega proyek TA 2017 yakni pembangunan Tanjung Agung Palik (TAP), tapal batas Bengkulu Utara-Lebong, pembangunan jalan hotmix Kota Bani Suka Baru, Air Pandan, Air Sabudan dan pengadaan mebleur pada Dinas Pendidikan.

" Pada prinsipnya kita mengapresiasi predikat WTP yang diraih Pemkab BU, dengan harapan persoalan yang belum selesai dapat dituntaskan jangan sampai menjadi persoalan dikemudian hari. Diraihnya predikat WTP ini menurut kita cukup janggal, sebab masih banyak PR pemerintah daerah yang belum selesai, seperti dana hibah UNRAS, beberapa pembangunan dan pengadaan TA 2017,"beber Dedy.

Dengan demikian, dijelaskan Dedy diraihkan predikat WTP atas pengelolaan keuangan TA 2017 tersebut Pemkab BU akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat senilai Rp 40 Miliar.

"Kalaupun predikat WTP dikejar hanya untuk mendapatkan bantuan keuangan itu, kita berharap pemkab Bengkulu Utara benar-benar menujukkan prestasi dalam penggunaan anggaran ini," tegas Dedy. [AM/Ginta]