Pemerintah Provinsi Riau Terus Gencarkan Vaksinasi COVID-19
Wartaprima.com, Riau - Pemerintah Provinsi Riau bersama kabupaten/kota, hingga saat ini masih terus menggencarkan program vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat Riau, baik bagi lansia maupun masyarakat umum.
Target vaksinasi bagi masyarakat Riau ini sesuai dengan arahan dari Presiden RI Joko Widodo, usai kunjungan kerja. Untuk Riau vaksinasi masih rendah, dan semakin tingginya kasus terkonfirmasi positif mulai awal Mei.
Juru bicara penanggulan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi mengatakan, vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat sebagai usaha untuk menghindari masyarakat terhadap penularan virus corona yang lebih parah. Vaksinasi sesuai dengan kegunaannya untuk memberikan kekebalan terhadap tubuh, atau meningkatkan imun.
“Vaksin bagian dari usaha kita, ini salah satu usaha tapi bukan dari usaha utama, setelah divaksinasi minimal kita menjalankan 2M, memakai masker dan menjaga jarak atau mengurangi mobilisasi. Tapi tetap kita waspada, kalaupun terpaksa berkumpul atau keluar harus pakai masker,” jelas dr Indra Yovi, Minggu (30/05/2021).
Vaksin lanjut dia, bagian dari usaha, berkali-kali disampaikan sesudah divaksinasi, akan terbentuk antibodi di tubuh orang yang divaksinasi setelah 28.
"Jadi kami mengimbau jangan berpikir setelah vaksin aman dari covid, tetap tetap mengikuti prokes, dengan memakai masker dan menjaga jarak, itu saja jalankan,” ungkapnya.
Dijelaskan dokter ahli paru ini, antobodi yang terbentuk selama 28 hari setelah vaksinasi kedua, memberikan kekebalan tubuh hingga mencapai 67 persen, dan tidak ada vaksin yang memberikan perlindungan hingga 100 persen. Paling tidak setelah divaksinasi memberikan kekebalan jika terpapar covid, tidak dalam kondisi yang berat.
“Antibodi kekebalan tubuh 28 hari setelah vaksin kedua, tidak ada vaksin yang melindungi 100 persen, vaksin Sinopharm yang kita pakai memiliki 67 persen melindungi. Artinya, dari 100 orang yang divaksinasi masih ada 33 orang yang terkena Covid, dan berita baiknya kalau yang 33 itu kena Covid, juga jumlahnya hanya 3 persen yang parah,” sebutnya.
Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk bisa ikut program vaksinasi yang dicanangkan oleh Pemerintah. Sejauh ini yang telah divaksinasi jika terpapar covid hanya bergejala ringan. Kekebalan tubuh yang sudah divaksinasi 4 kali lipat bila dibandingkan orang yang tidak divaksinasi. (Adv)
