Tahun 2023, Ini Program DKP Provinsi Bengkulu Untuk Mensejahterahkan Nelayan dan Pengusaha Ikan
Wartaprima.com - Pada tahun 2023 mendatang, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu akan berkordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia menjalankan program dengan berprinsip menyentuh kesejahteraan masyarakat khususnya para nelayan serta para pengusaha ikan, Rabu (30/11/22).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Syafriandi, M.Si mengatakan, pihaknya telah menyusun beberapa program yang dianggarkan pada tahun depan. Diantaranya seperti peremajaan kolam ikan yang berada Balai Pemulihan Ikan Laut dan Air Payau tepatnya di Pelabuhan Pulau Bai Bengkulu. Selain itu juga akan memaksimalkan Balai Benih Ikan Sentral.
"Itu dua program yang akan kita laksankan pada tahun 2023, untuk Balai Benih Ikan Sentral yang berada di Kecamatan Arma jaya Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Rejang Lebong tepatnya di Curup," ujarnya.
Dikatakan olehnya, untuk peremajaan kolam ikan dan pengembangan balai benih ikan sentral ini untuk menggenjot produksi ikan bagi para nelayan. Terlebih lagi pada beberapa waktu lalu, diterpanya pandemi berdampak bagi perekonomian para nelayan maupun pengusaha ikan tawar.
Syafriandi menambahkan, untuk jenis produksi ikan ini didominasi oleh produksi ikan nila dan ikan mas. Sementara komoditas lainnya berupa ikan gracillaria verrucosa, gurame, lele, mujair, patin dan udang vaname. Dengan demikian, pihaknya memerlukan kucuran anggaran cukup besar
"Makanya perlu anggaran cukup besar, ini sudah kita rencanakan dibagian anggaran. Untuk anggaran dalam program peremajaan kolam ikan ini sebesar Rp 500 juta, sedangkan untuk balai Benih Ikan Sentral dikisarkan hampir sama," sampainya. (ADV)
