Hasil Pelatihan Kemandirian, Warga Binaan Lapas Perempuan Bengkulu Panen Lele Sebanyak 25 Kg
Lapas Perempuan Bengkulu kembali memanen hasil budidaya lele di kolam Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Pasperlu, Selasa (11/3).
Berdasarkan arahan Kepala Lapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, yang dilaksanakan langsung oleh Kasubsi Kegiatan Kerja (Giatja) Desriani dan Staf Giatja Piko Saputra bersama warga binaan, kegiatan panen ikan lele ini merupakan hasil dari kegiatan kemandirian WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) Lapas Perempuan Bengkulu.
Hasil panen hari ini mencapai 25 kg ikan lele yang langsung didistribusikan ke Dapur sebagai bahan makanan WBP dan Bengkel Kerja.
Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka mengimplementasikan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, guna mendukung Asta Cita Presiden dalam mewujudkan negara yang maju, mandiri, dan sejahtera. Melalui program ini, Lapas Perempuan Bengkulu berkomitmen untuk memberikan keterampilan kepada warga binaan agar mereka dapat memiliki bekal kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.
elain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bahwa Lapas Perempuan Bengkulu tidak hanya menjalankan fungsi pemasyarakatan, tetapi juga turut serta dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi di lingkungan lapas.
