Skip to main content
x
Edwar Samsi

Edwar Samsi Ingatkan PPDB Jangan Sampai Kacau Lagi

Bengkulu,Wartaprima.com - Dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024 terutama tingkat SMA/SMK, diingatkan jangan sampai ada permainan.

Mengingat polemik PPDB tahun ajaran lalu sebenarnya bisa dijadikan pelajaran.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi menyampaikan, sebagaimana diketahui bersama, PPDB tingkat SMA/SMK tidak lama lagi bakal segera dimulai. Dengan itu sejak awal pihaknya mengingatkan dalam proses PPDB ikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku.

“Kita tidak menginginkan adanya praktik-pratik yang mengarah pada permainan, sehingga PPDB kembali menuai polemik," kata Edwar pada Senin (19/6/2023).

Menurutnya, dalam proses PPDB tidak bisa dipungkiri, berbagai permainan kerap terjadi, seperti mendadak pindah Kartu Keluarga (KK). Sementara kalau mengacu pada prosedur atuapun mekanisme yang berlaku, dalam PPDB itu memiliki atau ada jalurnya masing-masing.

Dimana jalur yang dimaksud bisa melalui prestasi, dan bagi yang tidak mampu ada jalur afirmasi.

“Kalaupun ada yang pindah KK, artinya peserta didik baru harus disertai orang tuanya yang juga pindah. Jangan main akal-akalan, karena inilah yang menjadi penyebab proses PPDB akhirnya malah berpolemik," terangnya

Lebih lanjut dikemukakan, jalur lainnya tentu sistem zonasi dengan kuota 55 persen dari Rombongan Belajar (Rombel) yang dimiliki tersedia di sekolah.

Oleh karena itu pihaknya meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, bisa bersikap tegas terhadap sekolah yang terindikasi melakukan permainan dalam proses PPDB.

"Orang tua peserta didik baru yang merasa dicurangi dalam proses PPDB, silakan lapor dan kita pastikan bakal menindaklanjuti. Tak menutup kemungkinan nantinya sekolah yang melakukan permainan, kita rekomendasikan untuk dievaluasi. Jadi jangan lagi ada permainan dalam PPDB, agar kekacauan seperti tahun lalu tidak terjadi lagi," tukas Edwar. (Adv)