Skip to main content
x
Nasional
Harga Melonjak, Petani Cabai Rawit Resah Sering Kecurian

Harga Melonjak, Petani Cabai Rawit Resah Sering Kecurian

Wartaprima.com - Petani cabai rawit di Desa Embong Ijuk Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang mengaku resah, pasalnya, mereka sering kecurian. Seperti yang dialami oleh Antoni, salah satu petani cabai rawit.

Diceritakan Antoni, aksi pencurian cabai rawit belum pernah terjadi ditahun-tahun sebelumnya. Dia menduga adanya aksi pencurian cabai rawit karena harganya saat ini lumayan, yakni berkisar Rp 35-Rp 55 ribu tiap kilogramnya.

"Tahun- tahun sebelumnya tidak pernah ada pencurian cabai , apa lagi malam hari, pencurian ini berawal dari naiknya harga rawit, kami sering kecurian waktu malam hari, " ujar Antoni, Rabu (24/2/2021).

Petani lain, Sudarni menyampaikan hal senada. "Pencurian cabai rawit kerap terjadi pada saat malam hari sebelum menjelang hari pasar mingguan, yakni Selasa," tuturnya.

Warga semakin resah karena pelaku  tidak kunjung tertangkap. Laporan warga kepada kepala desa tidak bisa diteruskan ke Polsek sebab belum ada bukti yang kuat untuk kasus pencurian cabai rawit ini.

"Sampai sekarang pelakunya belum tertangkap dan belum diketahui siapa pelakunya," ujar Antoni.

Warga desa Embong Ijuk berharap agar pelaku cepat tertangkap agar tidak meresahkan warga lagi dan peristiwa seperti ini tidak terulang lagi.

Penulis: Arbi Dwi Yulianto