Kegiatan Bela Negara di Lapas Perempuan Bengkulu Resmi Ditutup
Kota Bengkulu - Kegiatan Bela Negara yang telah berlangsung beberapa minggu terakhir di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Bengkulu mencapai puncaknya dengan pertemuan terakhir bagi warga binaan pemasyarakatan, sekaligus penutupan resmi program ini. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya peran warga binaan dalam membangun dan membela negara.
Pertemuan terakhir ini dihadiri oleh pejabat dan Pegawai Lapas Perempuan Bengkulu, perwakilan TNI, serta Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah aktif mengikuti kegiatan Bela Negara selama beberapa minggu terakhir. Acara ini dimulai dengan sambutan dari Perwakilan Koramil 407-06/MB dan dilanjutkan dari Kepala Lapas Perempuan Bengkulu Gayatri RR yang dalam hal ini disampaikan oleh Kasubsi Registrasi, Ibu Nora Apriyanti, yang mengapresiasi komitmen dan semangat bela negara yang telah ditunjukkan oleh WBP.
Selama program Bela Negara berlangsung, WBP telah mendapatkan pelatihan tentang nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Mereka juga terlibat dalam berbagai kegiatan yang membangun solidaritas dan rasa kebersamaan.
"Kegiatan Bela Negara ini adalah upaya kami untuk membentuk WBP menjadi individu yang lebih baik dan bertanggung jawab dalam masyarakat. Kami berharap mereka dapat menggunakan nilai-nilai dan keterampilan yang telah mereka pelajari selama program ini untuk masa depan yang lebih baik," ujar Ibu Gayatri Rachmi Rilowati.
Kegiatan Bela Negara di Lapas Perempuan Bengkulu telah berhasil menciptakan dampak positif yang signifikan dalam pemahaman dan kesiapan warga binaan pemasyarakatan dalam membangun dan membela negara. Diharapkan program serupa akan terus dilaksanakan di seluruh lembaga pemasyarakatan untuk memberikan peluang pembinaan yang lebih baik bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.
