Dewan Pertanyakan Keuntungan Penanaman Modal Senilai Puluhan Milyar Di Bank Bengkulu dan PDAM
Wartaprima.com - Aksi unjuk suara terkait keluhan dan aspirasi masyarakat oleh anggota Legeslatif selalu di tunggu masyarakat luas yang telah memberikan mandat keterwakilan suaranya pada Anggota DPRD.
Sebab, suara lantang yang menyuarakan hak rakyat demi kemakmuran dan keberhasilan Pemerintah Daerah menjadi hal mahal saat wakil rakyat telah diberikan mandat.
Terkait hal tersebut, salah satu anggota legeslatif Slamet Waluyo yang rajin bersuara ini, kembali melontarkan pertanyaan keras kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara selaku Eksekutif terkait keuntungan dari penanaman penyertaan modal senilai puluhan milyar di Bank Bengkulu serta PDAM.
Dimana, Pemkab Bengkulu Utara, telah menanamkan modal sebesar 25 Milyar ke Bank Bengkulu. Serta penanaman modal bagi PDAM untuk biaya produksi air minum Kemasan Tebo.
“Sejauh mana keuntungan terkait penanaman modal tersebut.” ujar Slamet saat Rapat Kerja (Hearing) lanjutan pembahasan LKPD 2017 bersama pihak Eksekutif yang dilangsungkan di gedung DPRD, Senin (06/08/18).
Selain hal tersebut, beberapa anggota Dewan Mohtadin, Dedy Syafroni, juga mempertanyakan beberapa hal, serta pertanyaan sebelelumnya yang belum di jawab oleh pihak Eksekutif.[Adv/Nn]
