Sejahterakan Masyarakat, Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Hadir Di Bengkulu
Wartaprima.com - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu menggelar stakeholder meeting. Kegiatan tersebut mengambil tema "Tranformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial", Kamis (19/09/19), di Hotel Santika Kota Bengkulu.
Kepala Perpusnas Nasional Muhammad Syarif Bando, yang diwakili Suharyanto selaku Kepala Bidang Pengolahan Bahan Pustaka mengatakan literasi memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan perpustakaan memiliki peranan penting dalam meningkatkan literasi.
"Perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat berperan penting untuk mendorong peran masyarakat yang mempunyai lietrasi yang tinggi.
Amanat UU no 27 tentang Perpustakaan maka perpusnas berinisiatif melakukan perpustakaan berbasis inklusi sosial," kata Suharyanto.
Hal ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan membangun perpustakaan berbasis inklusi sosial. Ia pun juga berharap dari stakeholder meeting ini adanya sinergi dari pemerintah daerah untuk mengubah perpustakaan menjadi inklusi sosial.
"Tujuannya bukan lain untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Menjadikan perpustakaan sebagai sumber informasi, dan transformasi efektivitas saat diakses," ujarnya.
Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto mengatakan perpustakaan harus mengubah fungsi dan peranannya sebagai inklusi sosial.
"Transformasi bertujuan tidak hanya literasi tetapi skill memicu kegiatan produktif untuk kesejahteraan. Perpustakaan Transformasi bagi masyarakat pasrtisipasi stakeholder untuk meningkatkan inklusi sosial di
Provinsi Bengkulu," tandasnya. (QNadifa)
