Warga Binaan Lapas Perempuan Bengkulu Berkompeten, Miliki Sertifkat Dalam Pelatihan Tata Boga dan Handicraft
Bengkulu - Lapas Perempuan Bengkulu gelar Acara Penutupan Pelatihan Kemandirian Bersertifikat, Tata Boga dan Handicraft bagi Warga Binaan Lapas Perempuan Bengkulu yang bekerja sama dengan PT Pertamina, Selasa (20/8).
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pelatihan kemandirian ini dilaksanakan selama 6 Hari dari tanggal 12 -17 Agustus 2024 dan diikuti oleh 20 orang warga binaan yang mengikuti pelatihan ini. Pelatihan ini didukung sepenuhnya dari TJSL PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Manager Pulau Baai.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kalapas Perempuan Bengkulu, Gayatri Rachmi Rilowati, Pejabat Struktural, JFT dan JFU, Intruktur Pelatihan Love Cakes, Loveria Thefora, Instruktur Pelatihan dari Syakira Craft & Dayato Leather, Retno Arumdati dan seluruh warga binaan.
Penutupan ini diawali dengan do’a bersama, dilanjutkan dengan sambutan serta kesan dan pesan dari para Instruktur.
Dalam sambutannya, Retno Arumdati, Instruktur Pelatihan dari Syakira Craft & Dayato Leather, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap Kalapas Gayatri yang telah banyak membuat perubahan dari waktu ke waktu di Lapas Perempuan Bengkulu.
“Semoga setelah dari sini, warga binaan bisa membuka usaha. Terima kasih untuk Ibu Gayatri yang telah memberikan kesempatan untuk melatih warga binaan” kata Retno.
Sementara itu Intruktur Pelatihan Tata Boga dari Love Cakes, Loveria Thefora juga mengungkapkan rasa senangnya yang bisa melatih warga binaan. “Saya berkali-kali mengalami kegagalan, tapi akhirnya bisa bertahan hingga saat ini dalam dunia Tata Boga, semoga semuanya lebih setelah bebas” ungkap Love.
Selanjutnya kegiatan diisi dengan sambutan Kalapas Gayatri sekaligus menutup pelatihan kemandirian secara resmi dengan pelepasan tanda peserta dan penyerahan sertifikat pelatihan secara simbolis
Gayatri mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, khususnya TJSL PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Manager Pulau Baai. Dalam penutupan ini, Gayatri juga mengungkapkan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan manfaat dan membuka peluang bagi para peserta pelatihan.
"Terima kasih kepada PT Pertamina, Instruktur dan Warga Binaan yang telah mengikuti pelatihan ini dengan baik. Semoga ilmu yang didapat melalui pelatihan ini bisa membuka peluang usaha di kemudian hari,” pungkas Gayatri
