Skip to main content
x
peristiwa
Aksi damai yang dilakukan Pemuda Pancasila di depan Kejari Kota Bengkulu

Tengku Zulkarnain Menyayangkan Aksi Demo PP, Goang : Koruptor Kok Dilindungi

Wartaprima.com - Dalam menyuarakan kepentingan rakyat yang telah dirampas oleh oknum koruptor di Kota Bengkulu, MPC Pemuda Pancasila yang diketuai Oleh Erlan Oktriadi, Wibowo Susilo sebagai Sekretaris PP dan sejumlah anggota Pemuda Pancasila beserta OKP lainnya lakukan aksi damai di depan  Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu pada Senin pagi sontak menjadi viral di medsos dan dikalangan DPRD Kota Bengkulu, Rabu (17/4/18).

Dalam aksi tersebut, Teuku Zulkarnain Waka II DPRD Kota Bengkulu angkat bicara dan menjelaskan bahwasannya demo dan aksi memang merupakan hak selaku rakyat Indonesia, namun Beliau meyakini sekelas kejaksaan, kepolisian dan lembaga hukum lainnya memiliki independensi. 

Teuku Zulkarnain juga menanyakan apa motif dibalik aksi damai yang dilakukan oleh MPC Pemuda Pancasila tersebut.

"Yang menjadi pertanyaan sekarang, ada apa dibalik demo ini? Saya melihat justru mengangkat dan menyuarakan persoalan pribadi di sana. Saya lihat tadi malah ada disebut dan diteriaki nama Sekda, istri Pak Helmi. Itukan hal yang tidak baik dan tidak fair,” tegas Teuku.

Waka II DPRD Kota Bengkulu tersebut juga mengakatakan kepada media menyayangkan dengan adanya aksi damai tersebut.

"Saya menyayangkan adanya aksi damai tersebut, seharusnya tidak perlu dilakukan karena proses hukumnya sekarang sedang berjalan," jelas Tengku dengan nada sepertinya pro dengan koruptor dan kontra dengan rakyat yang dirampas haknya. 

Dilain sisi, dalam aksi damai yang dilakukan oleh Pemuda Pancasila tersebut sepertinya ada oknum dewan yang "kebakaran jengot" dan terkesan malah membela koruptor yang telah memiskinkan rakyat dan menyengsarakan rakyat walaupun tak nampak dengan kasat mata. (Red)

Sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seharusnya wakil dari rakyat dan membela rakyat serta menyuarakan kepentingan rakyat bukan sebaliknya membela penikmat hak rakyat (Koruptor).

Aksi yang dilakukan pemuda pancasila murni atas kepentingan masyarakat bukan atas kepentingan pribadi ataupun politik, kasus dugaan korupsi yang ada di kota bengkulu harus segera diselesaikan karena itu bukan kasus baru itu kasus sudah tergolong sudah lama tetapi kenapa belum juga ada tersangka bahkan terkesan mingkem dengan kasus tersebut,"ungkap Deno orator pemuda pancasila.

"Kami aksi bukan dari kepetingan pribadi ataupun kepentingan politik ini murni atas dasar rakyat, atas dasar pemuda kota bengkulu yang menginginkan bengkulu maju dan jauh dari koruptor dan buayo kecik" jelas Deno dengan nada keras.

Setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata oknum dewan yang menyayangkan demo kemaren diduga tim politik salah satu paslon yang akan bertarung merebutkan BD 1 A, ini lah yang sangat merugikan masyarakat.

"Koruptur kok dilindungi, padahal rakyat memilih Dewan itu dengan harapan bisa menyampaikan aspirasi serta mengawal eksekutif dalam menjalankan pemerintahan, namanya saja dewan perwakilan, ya perwakilan rakyat untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi rakyat bukan sebaliknya," ungkap Goang.

(Cull)